MAGETAN, kabarpos.id – SMK Negeri Takeran, Kabupaten Magetan, menghadirkan karya mural bertema antikorupsi sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai integritas kepada peserta didik. Karya visual yang menghiasi lingkungan sekolah tersebut menyampaikan pesan tentang pentingnya kejujuran, tanggung jawab, serta keberanian menolak berbagai bentuk perilaku tidak berintegritas. Senin (7/9/2026).
Melalui mural bertajuk “Bersama Lawan Korupsi” dan pesan “Say No to Corruption”, sekolah mengajak para pelajar memahami bahwa pencegahan korupsi dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala SMK Negeri Takeran, Rukayah, M.Pd.I., mengatakan bahwa pendidikan antikorupsi perlu dibangun melalui berbagai pendekatan, termasuk media kreatif yang dekat dengan dunia peserta didik.
“Nilai antikorupsi tidak hanya dipahami melalui teori, tetapi perlu diwujudkan dalam sikap dan kebiasaan. Kejujuran, tanggung jawab, dan keberanian berkata benar menjadi karakter penting yang harus tumbuh sejak dini,” kata Rukayah.
Ia menjelaskan, perilaku koruptif dapat berawal dari hal-hal kecil yang sering dianggap sepele apabila terus dibiarkan. Karena itu, sekolah memiliki peran dalam membentuk kesadaran siswa agar mampu menjaga integritas dalam berbagai situasi.
Karya mural tersebut menampilkan simbol-simbol yang menggambarkan perlawanan terhadap tindakan tidak jujur sekaligus memperkuat pesan bahwa lingkungan pendidikan harus menjadi ruang yang bersih, berkarakter, dan menjunjung nilai moral.
Pembuatan mural ini menjadi salah satu bentuk kreativitas siswa dan warga sekolah dalam menyampaikan kampanye antikorupsi secara visual. Pesan yang disampaikan diharapkan tidak hanya menjadi hiasan, tetapi mampu menjadi pengingat bagi setiap pelajar untuk menerapkan nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan adanya karya tersebut, SMK Negeri Takeran menegaskan komitmennya dalam mendukung pembentukan generasi muda yang memiliki karakter kuat dan kesadaran untuk berkontribusi dalam menciptakan budaya antikorupsi.(Red)





