Ketahanan Pangan Desa Bambe Jadi Sorotan, Alokasi Dana Desa Dipertanyakan
1 min read

Ketahanan Pangan Desa Bambe Jadi Sorotan, Alokasi Dana Desa Dipertanyakan

 

Gresik, kabarpos.id – Alokasi anggaran untuk peningkatan produksi peternakan di Desa Bambe Kecamatan Driyorejo saat ini menjadi sorotan publik. Dua kegiatan senilai 79 juta dan 51 juta dari Dana Desa (DD) tahun 2024,serta 47 juta dan 77 juta yang dianggarkan dari Dana Desa (DD) tahun 2025 itu hingga kini masih menjadi pertanyaan.

Menurut warga setempat, kegiatan ketahanan pangan tersebut dialokasikan untuk peternakan ayam petelur.Namun, hingga 2 tahun ini hanya terealisasi untuk pakan dan biaya pemeliharaan saja.Hasil dari peternakan tersebut masih belum jelas larinya kemana.

“Data katahan pangan (untuk pakan ternak dan pemeliharaan ternak)selama 2thn hanya untuk biaya pakan dan pemeliharaan aja,sedangkan ayam petelur sudah ada hasil,tp hasil dari telur tdk ada alias ilang musnah. ” Ungkap salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya Selasa (24/02/2026).

Sementara itu, Kepala Desa Bambe yakni Mujiono saat dihubungi terkait hal itu masih bungkam.Didatangi ke kantor beliau sedang dinas luar.

Diamnya Mujiono ini, menambah dugaan kuat ada yang disembunyikan. Transparansi serta keterbukaan informasi di lingkup pemerintahan desa Bambe ini diyakini masih belum diterapkan secara maksimal.

Selanjutnya, berdasarkan data yang diperoleh awak media akan melakukan investigasi lebih lanjut.Jika memang ada ketidaksinkronan data LPJ dengan fakta dilapangan.Maka, yang bersangkutan harus diproses sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku.

(Bersambung/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *