HULU SUNGAI TENGAH – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Teluk Mesjid RT 08, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), terus menunjukkan progres.
Hingga Jumat (16/10/2026), pekerjaan pembangunan jembatan tersebut memasuki tahap pengecoran abutmen sebagai salah satu bagian penting dalam konstruksi jembatan.
Pengerjaan ini merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur guna mendukung konektivitas dan mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya warga Desa Teluk Mesjid dan sekitarnya.
Dandim 1002/Hulu Sungai Tengah Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar melalui Koordinator Lapangan Kapten Inf M. Fadillah menyampaikan bahwa proses pengecoran abutmen menjadi tahapan penting dalam pembangunan Jembatan Garuda.
Menurutnya, pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kualitas konstruksi agar pembangunan dapat berjalan sesuai dengan rencana dan menghasilkan jembatan yang kokoh serta aman digunakan masyarakat.
“Pengecoran abutmen merupakan salah satu tahapan penting dalam pembangunan jembatan.
Kami terus berupaya agar setiap pekerjaan berjalan dengan baik, sehingga pembangunan dapat selesai sesuai target dengan tetap memperhatikan kualitas dan ketahanan konstruksi,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menunjang aktivitas sehari-hari, memperlancar akses transportasi, serta mendukung kegiatan ekonomi warga.
Keberadaan jembatan tersebut juga diharapkan menjadi sarana penghubung yang mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan wilayah di Kecamatan Haruyan.
Dengan terus berjalannya proses pembangunan, diharapkan Jembatan Garuda di Desa Teluk Mesjid dapat segera rampung dan dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang berbagai aktivitas.
(Pendim 1002/HST)







