Bisnis Seragam Dan Iuran Bulanan Di SMAN 1 Pulung,Bukti Bobroknya Dunia Pendidikan Jatim

oleh
oleh

 

Ponorogo, kabarpos.id – Polemik tercoreng nya dunia Pendidikan Jawa Timur mencuat di SMA Negeri 1 Pulung Kabupaten Ponorogo.Publik mempertanyakan praktik penjualan kain seragam sekolah dengan harga mencapai jutaan rupiah dengan mengatasnamakan itu penjualan koperasi sekolah.

Tak berhenti di situ, sejumlah orang tua siswa juga mengungkap adanya pungutan lain. Mereka menyebutkan kewajiban uang komite berkedok sumbangan,uang gedung yang juga masih saja terjadi di Sekolah berbasis negeri tersebut.

Beban ini menimbulkan keresahan karena dirasa memberatkan, terutama bagi keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas serta menandakan runtuhnya slogan pendidikan Tistas yang diucapkan Gubernur Jatim saat menyampaikan ke publik.

Saat awak media konfirmasi ke pihak sekolah,senin (03/08/2026).Kepala Sekolah SMAN 1 Pulung Titik Ruwaidah masih bungkam.

Berdasarkan hasil investigasi awak media,Salah satu wali murid membeberkan jelas apa saja yang harus dibayar saat anaknya ingin masuk ke sekolah tersebut.Pembelian seragam seharga jutaan rupiah serta iuran bulanan ratusan ribu.

Fakta ini, jelas berseberangan dengan jargon “pendidikan gratis” yang selama ini dikampanyekan Pemerintah Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Dengan adanya penjualan kain seragam jutaan rupiah dan pungutan uang sukarela ratusan ribu perbulannya. publik menilai janji pendidikan gratis hanya sebatas isapan jempol.

Kasus di SMAN 1 Pulung ini menjadi potret telanjang bagaimana regulasi pemerintah dan praktik di lapangan masih berbenturan. Masyarakat kini menanti langkah tegas otoritas dari Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo sekaligus Aparat Penegak Hukum (APH) terkait untuk menindaklanjuti hal ini,agar sekolah benar-benar menjadi ruang pendidikan untuk kegiatan belajar-mengajar.Bukan untuk jadi ladang bisnis mencari keuntungan pribadi.

(Bersambung/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.