Tanah Laut – Semangat nasionalisme mewarnai progres pembangunan Jembatan Garuda di Desa Handil Labuan Amas. Personel Kodim 1009/Tanah Laut mulai melakukan pengecatan menara pilon dengan balutan warna putih setelah sebelumnya masih didominasi oleh warna merah, sebagai simbol kecintaan kepada tanah air sekaligus mempertegas identitas Jembatan Garuda sebagai karya yang lahir dari semangat pengabdian dan gotong royong, Minggu (14/06/2026).
Warna merah putih yang menghiasi menara pilon bukan sekadar pemanis tampilan konstruksi. Lebih dari itu, warna kebanggaan bangsa Indonesia tersebut menjadi representasi semangat perjuangan, keberanian, dan pengorbanan yang senantiasa menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas prajurit TNI bersama masyarakat.
Dengan penuh ketelitian, personel Kodim 1009/Tanah Laut mengerjakan proses pengecatan pada setiap bagian menara pilon. Di bawah terik matahari, mereka memastikan lapisan cat melekat sempurna sehingga selain memperindah tampilan, juga mampu melindungi struktur baja dari pengaruh cuaca dan menjaga kualitas konstruksi dalam jangka panjang.
Seiring selesainya proses pengecatan, sosok menara pilon tampak semakin gagah menjulang. Balutan merah putih yang kontras menjadikan Jembatan Garuda tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung, tetapi juga sebagai simbol persatuan, kebanggaan, dan semangat membangun negeri dari daerah.
Ke depan, Jembatan Garuda diharapkan menjadi ikon yang membangkitkan rasa cinta tanah air bagi setiap orang yang melintas. Berdiri kokoh dengan warna Merah Putih yang berkibar dalam makna, jembatan ini menjadi bukti bahwa semangat kebangsaan dapat diwujudkan melalui karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. (Pendim 1009/Tla)








