
Pengadaan Kambing Desa Lampah Diduga Raib, Kepala Desa Suwandi Masih Tertutup Saat Dikonfirmasi
Gresik, kabarpos.id – Misteri raibnya pengadaan Kambing di Desa Lampah Kecamatan Kedamean masih membuat publik bertanya-tanya.Bungkamnya Kepala Desa Lampah membuat dugaan kuat Kambing tersebut sudah dijual/fiktif.
Dalam informasi yang diperoleh, pengadaan kambing dan kandang itu senilai 50 dan 125 juta yang dianggarkan dari Dana Desa tahun 2024 kemarin.
Salah satu warga setempat,saat dikonfirmasi mengatakan jika dari 4 dusun yang ada di Desa Lampah itu tidak ada warga yang menerimanya.Bahkan Dirinya menyebutkan jika kambing itu di rawat di rumah Kepala Desa Suwandi alias Lurah kembar tersebut.
“Kalau yang 4 dusun itu tidak ada yang menerima mas, katanya kambing nya dirawat di rumah pak kades.” Ungkap warga kamis (20/03/2025).
Kepala Desa Lampah sendiri Suwandi saat dikonfirmasi enggan memberikan keterangan terkait hal itu.Singkat Beliau hanya mengatakan jika belum ada cairan.
” Ngeneki iso tuku rokok ae Alhamdulillah dolor,dorong ono cairan opo-opo.Sesok tak kabari.” Singkat Suwandi melalui WhatsApp nya.
Selain pengadaan kambing,masih banyak kegiatan-kegiatan Realisasi anggaran Dana Desa Lampah itu yang patut di sorot.Kegiatan pemberdayaan maupun ketahanan pangan juga tak lepas dari sorotan awak media.
Sontak,hal itu membuat beberapa LSM maupun aktivis Jawa Timur yang geram.M.Fahrizal mengaku akan mengusut tuntas kasus ini hingga ada titik terang.
“Pengadaan Kambing itu bersumber dari uang rakyat, Sesuai undang-undang yang ada harus terbuka dan transparansi kepada publik .” Cetus Fahrizal dalam orasinya di depan awk media.
Lebih lanjut, secepatnya beliau akan membuat pengaduan masyarakat (Dumas) terkait hal ini, sekaligus menelusuri kemana hasil dari uang pengadaan kambing tersebut larinya.Bahkan, monitoring evaluasi (Monev) dari pihak Kecamatan Kedamean kemarin juga patut Dipertanyakan.Tutup Fahrizal.
(Bersambung/Red)



