Desas Desus Galian C Di Desa Sidoraharjo, Kepala Desa Memilih Bungkam
1 min read

Desas Desus Galian C Di Desa Sidoraharjo, Kepala Desa Memilih Bungkam

 

Gresik , kabarpos.id – Kabar tak sedap terkait Kepala Desa Sidoraharjo Kecamatan Kedamean yang dikenal Lurah Kembar ini masih menjadi polemik dikalangan publik.Suwoto yang merupakan Kades dan pemilik Galian C yang di duga ilegal tersebut memilih bungkam saat dikonfirmasi wartawan.

Berdasarkan informasi yang berkembang,Suwoto yang merupakan Kepala Desa Sidoraharjo tersebut melakukan pekerjaan Galian yang tidak berizin di dusun trangseng.Dari aktivitas tersebut,mengakibatkan lalu lalangnya kendaraan dump truck yang mengangkut tanah galian tersebut membuat rusaknya jalan desa dan mengakibatkan debu dan kotoran dari kendaraan yang lewat.

Masyarakat setempat, mengaku resah tapi tidak berani untuk protes dan bersuara karena Suwoto terkenal dengan sosok yg arogan.

“Setiap hari ya seperti ini mas,nyirami jalan.Kalau gk disirami ya banyak debunya.”ungkap salah satu warga Sidoraharjo.

Terpisah,kabid tribun tranmas Pol PP Kabupaten Gresik yakni masdukan saat dihubungi mengaku belum mengetahui secara pasti terkait hal ini,secepatnya akan melakukan kordinasi dan kroscek ke lokasi untuk kebenarannya.

“Nanti kita tetap cek lokasi mas,untuk tindakan penutupan/pemberhentian itu wewenang provinsi.kita hanya bisa menindak terkait debu ataupun kotoran dari aktivitas tersebut. “Jelasnya sabtu (17/8/24).

Selain dari Pol PP Kabupaten. Teguh selaku Pol PP Kecamatan Kedamean enggan memberikan keterangan yang jelas. Dihubungi melalui seluler dirinya hanya singkat menyampaikan bahwa kordinasi hari senin saja.

Sangat disayangkan sekali,Suwoto selaku pemilik aktivis galian tersebut hingga detik ini memilih bungkam dan tidak ada jawaban.

Hal itu,menambah pertanyaan besar bagi masyarakat dan sejumlah aktivis Jatim.Mereka berharap agar Aparat Penegak Hukum segera mengambil tindakan tegas terkait hal ini dan memproses yang bersangkutan sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku.
(Bersambung/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *