Pontianak , Dalam rangka memajukan olahraga Kempo, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat membentuk 28 graha Kempo yang tersebar di beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Lingkungan Kantor Wilayah.
Ini merupakan upaya besar dalam mendukung pengembangan olahraga nasional, khususnya Kempo.
Kepala Bidang Yantah, Kesehatan, Rehabilitasi, Pengelolaan Rupbasan, Keamanan Herry Suhasmin mewakili kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat dalam Audiensi dan Silaturahmi ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Barat yang dipimpin oleh Ketua KONI Kalbar, Fachrudin D Siregar. Jum’at (05/01).
KONI Kalbar mengapresiasi atas kunjungan yang diterima serta dukungan kuat dari Kepala Kantor Wilayah dan Menteri Kementerian Hukum dan HAM dalam upaya latihan para petugas Lapas dan Imigrasi di samping pembentukan 28 graha Kempo di Kalimantan Barat.
Mereka bangga dengan prestasi yang telah diraih dalam beberapa minggu terakhir, termasuk peraihan medali emas dalam pertandingan antar graha di BPSDM. Ketua KONI Kalbar,
Fachrudin D Siregar berkomitmen memberikan semangat dan dukungan kepada Federasi Kempo Indonesia di Kalimantan Barat serta berencana untuk mengunjungi graha Kempo yang telah dibentuk sebagai bagian dari silaturahmi dengan Kepala Kantor Wilayah.
KONI menyarankan pentingnya koordinasi dengan KONI pusat terkait keberadaan dua organisasi, FKI dan PERKEMI, guna memastikan pembinaan atlet tidak terbagi di antara kedua organisasi tersebut. Hal ini bertujuan agar tidak ada atlet yang terbagi loyaltinya di dua organisasi sekaligus.
Dengan semangat dan dukungan yang telah terjalin antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Barat, perjalanan Kempo di wilayah ini semakin menjanjikan.
Pembentukan 28 graha Kempo sebagai wadah pengembangan olahraga telah menjadi tonggak penting, membawa semangat baru bagi atlet-atlet yang berkomitmen untuk meraih prestasi tinggi.
Dukungan yang diberikan oleh pihak terkait, termasuk koordinasi yang diusulkan oleh KONI untuk menghindari perpecahan di antara organisasi, adalah langkah penting dalam memastikan fokus pembinaan atlet.
Kemajuan ini tidak hanya mencerminkan upaya bersama dalam pengembangan olahraga Kempo, tetapi juga semangat untuk terus berkembang dan meraih prestasi gemilang di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan tekad yang kuat dan kerjasama yang terjalin erat antara berbagai pihak terkait, Kempo Kalimantan Barat menuju masa depan yang penuh harapan, membawa semangat kompetisi yang sehat dan prestasi yang gemilang bagi negeri. (Redaksi)








