
Sersan Usman Babinsa Dawuh Malang Dapat Motor Trail dari Menhan
Kabarpos.id Surabaya – Serka (Sersan Kepala) Usman Babinsa Koramil 0818/29 Dau, Kabupaten Malang merasa senang berjabat tangan dengan Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto. Komandan Jenderal (Danjen) yang pernah menseleksinya masuk Kopasus sekitar tahun 1995 itu, kembali dijumpai di Convention Hall, Grand City, Senin (13/2). Sudah begitu, ia diberi sepeda motor trail Honda CRF.
“Rasanya kayak reuni. Setelah 28 tahun saya dicetak sebagai prajurit TNI yang tangguh, ternyata Allah mempertemukan kami lagi di Surabaya,” kata Usman.
Raut wajah Usman kegirangan dapat sepeda motor pun tidak bisa disembunyikan. Pasalnya, selama ini wilayah kerjanya di Malang jalannya berbukit-bukit dan berkelok. Belum lagi, harus menerjang banjir ketika musim hujan.
Tapi rezeki memang tidak ada yang tahu. Setelah bertahun-tahun mengabdi untuk negara, ia dapat hadiah yang tak pernah terbayang sebelumnya. “Gak bisa ngomong apa-apa, pokoknya senang dapat kendaraan dinas yang cocok dengan medan kerja,” ujarnya.
Diketahui Usman bukanlah satu-satunya Babinsa yang dihadiahi Menhan RI sepeda motor trail. Babinsa lain dari seluruh wilayah Kodam V/Brawijaya juga diberi. Itu artinya, 2.030 Babinsa bakal bernasib sama seperti Serka Usman.
Akan tetapi, prajurit teritorial Babinsa perlu sedikit bersabar. Sebab, pemberiannya dilakukan secara bertahap. Nah, di tahap pertama sementara masih 100 unit.
Sementara ribuan unit sepeda motor lain akan dibagikan langsung ke koramil-koramil.
Sebelumya pemberian seperti ini pernah dilakukan di Koramil wilayah Komando Daerah Militer III/Siliwangi. Kemudian, Kodam II Sriwijaya.
Prabowo Subianto berpesan sepeda motor yang sudah didistribusikan ke Babinsa supaya digunakan sebaiknya-baiknya. Harapannya, dengan sepeda motor seluruh koter (komando teritorial) di seluruh Indonesia dapat melaksanakan tugas membina masyarakat.
“Mereka (Babinsa) itu kan tulang punggung pertahanan kita. Mobilitas harus membina dua tiga desa sekaligus. Harapannya, dengan sepeda motor seluruh koter (komando teritorial) di seluruh Indonesia dapat berdaya,” pungkasnya. (Red)



