BARABAI – Dua warga eks anggota OPM menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam kegiatan yang digelar Satgas Yonif 621/Manuntung di halaman Titik Kuat Komando Taktis (Kotis) Satgas, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Sabtu (18/7/2026).
Kedua eks anggota OPM yang menyatakan kembali ke pangkuan NKRI tersebut adalah Endis Kelua dan Komalen Kelua, yang sebelumnya tergabung dalam kelompok pimpinan Kalenak Murib.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Komandan Satgas Yonif 621/Manuntung Letkol Inf Eko Arif Chrestianto, S.E., M.M., serta dihadiri unsur aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, perwakilan keluarga, dan masyarakat dengan jumlah peserta sekitar 50 orang.
Dansatgas Yonif 621/Manuntung Letkol Inf Eko Arif Chrestianto mengatakan ikrar kesetiaan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan sekaligus menciptakan situasi keamanan yang kondusif di Distrik Sinak.
“Melalui kegiatan ini kami berharap kedua saudara kita dapat kembali menjalani kehidupan bermasyarakat dengan baik serta bersama-sama menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Ia menegaskan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan keamanan, kedamaian, dan mendukung percepatan pembangunan di wilayah Papua.
Menurut dia, pendekatan humanis yang terus dilakukan Satgas Yonif 621/Manuntung menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat sekaligus membuka ruang rekonsiliasi bagi warga yang ingin kembali berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat.
Pelaksanaan ikrar berlangsung aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan.
Kehadiran berbagai unsur masyarakat mencerminkan semangat kebersamaan dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung terciptanya kehidupan yang damai di Kabupaten Puncak.
Dengan adanya ikrar kesetiaan tersebut, diharapkan situasi keamanan di Distrik Sinak semakin kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman serta mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan di Papua Tengah.(penyon621).






