
Lapor Polres Belum Ada Tindakan, Ketua LSM FPSR Akan Layangkan Surat Dumas Ke Polda Jatim Terkait Tambang Ilegal Sumbergede
Gresik, kabarpos.id – Maraknya penambangan liar yang tidak berizin di wilayah Desa Sumbergede Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik membuat ketua LSM Front Pembela Suara Rakyat (FPSR) Geram.Dalam waktu dekat, dirinya akan mendatangi Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) untuk meminta aparat turun melakukan sidak dalam aktivitas tambang ilegal tersebut.
Beberapa masyarakat setempat,banyak yang mengeluh atas adanya kegiatan yang diduga dikelola oleh Dedi selaku pengelola itu.Selain merusak lingkungan, hal itu juga berdampak pada jalan yang menjadi licin serta bergelombang dan berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan bagi pengendara yang melintas.
“Sekarang jalan nya licin dan banyak gumpalan tanah yang mengotori jalan, masyarakat yang hendak melintas jadi terganggu.Lalu lalang kendaraan bermuatan berat juga bikin warga sekitar resah.” Ungkap salah seorang warga petani setempat kamis (11/06/2026).
Saat dikonfirmasi,pihak pengelola tidak bisa menjelaskan legalitas yang sah sesuai aturan undang-undang yang berlaku dari kegiatan tersebut dan diduga kuat melanggar undang-undang minerba.
Hal ini membuat ketua LSM FPSR yakni Aris Gunawan geram dan meminta aparat penegak hukum terkait untuk bertindak sesuai tupoksi nya.
“Saya ketua LSM FPSR akan mendatangi Polda Jatim dan Polres Gresik untuk membuat pengaduan masyarakat berdasarkan keluhan warga setempat.” Jelas Aris Gunawan.
Lebih lanjut, Dirinya juga meminta kepada pihak penegak hukum untuk menutup aktivitas tambang (galian C) ilegal yang ada di Desa Sumbergede tersebut secepatnya sampai ada legalitas dan ijin lengkap dari kegiatan tersebut.
“Hari ini kita akan datangi kantor APH terkait untuk kordinasi masalah ini. Secepatnya kami minta aparat bertindak tegas untuk melakukan penutupan secepatnya dan memproses siapapun oknum yang terlibat dalam kegiatan yang merusak lingkungan dan merugikan negara tersebut.” Pungkas Aris Gunawan yang merupakan mantan aktivis 98 ini menyuarakan aspirasi nya.
(Bersambung/Red)



