Kades Sidomulyo Bungkam, Dugaan Mark-Up Anggaran Jembatan Rp60 Juta Mencuat
1 min read

Kades Sidomulyo Bungkam, Dugaan Mark-Up Anggaran Jembatan Rp60 Juta Mencuat

 

 

Lamongan – Dugaan mark-up anggaran pembangunan jembatan di Desa Sidomulyo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, mencuat ke publik. Proyek yang disebut-sebut menelan anggaran sebesar Rp60 juta pada tahun 2025 tersebut kini menjadi sorotan masyarakat.

Kepala Desa Sidomulyo, Zainuddin, hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Saat dikonfirmasi, yang bersangkutan memilih bungkam dan tidak merespons pertanyaan yang diajukan.

Dugaan penyimpangan anggaran ini mencuat setelah beredarnya sebuah video di platform YouTube. Dalam video tersebut, seorang pria yang mengaku sebagai supplier material menyampaikan bahwa anggaran pembangunan jembatan diduga tidak digunakan sebagaimana mestinya.

Ia mengungkapkan bahwa dari total anggaran Rp60 juta, hanya sebagian kecil yang dibelanjakan untuk material. “Kalau dilihat dari material yang dibeli, tidak sebanding dengan nilai anggaran yang disebutkan,” ujarnya dalam video tersebut.

Pernyataan itu memicu reaksi dari masyarakat yang mulai mempertanyakan transparansi penggunaan dana desa, khususnya dalam proyek pembangunan infrastruktur yang seharusnya memberikan manfaat langsung bagi warga.

Sejumlah pihak berharap adanya klarifikasi dari pemerintah desa Sidomulyo agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan. Selain itu, aparat pengawas internal pemerintah daerah diminta untuk turun tangan guna melakukan audit dan memastikan tidak adanya penyimpangan dalam penggunaan anggaran.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan mark-up tersebut. Masyarakat pun menunggu langkah tegas dari instansi berwenang untuk mengusut tuntas persoalan ini.(Bersambung/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *