Mojokerto,kabarpos.id – Banyaknya temuan dan kecurangan dalam realisasi anggaran dana desa dan BK menyebabkan pikiran miring di kalangan publik pasalnya realisasi anggaran dana desa dan b ke di Desa tahun Bandung terkesan asal-asalan dan tanpa mekanisme bagus atau tidak sesuai RAB
Hal ini nampak pada pembangunan dapat cor JUT arah makam Desa Talun blandong yang baru selesai dikerjakan ditemukan banyak retak dan putus pada bagian tengah
Dengan putusnya Rabat Cor yang baru diselesaikan dikerjakan menunjukkan bahwa Anton Suprapto kepala desa Talunblandong memang sengaja mengerjakan atau merealisasikan anggaran secara asal dengan tujuan dapat meraup keuntungan yang sebanyak-banyaknya
Anton yang merupakan suami dari anggota DPRD Mojokerto dari Fraksi PDIP saat dikonfirmasi alat media terkait pecahnya rabat cor yang baru dikerjakan tidak memberi jawaban sedikitpun, dan berupaya memberi wartawan uang agar temuan tidak dipublikasikan
” ono opo sih , ono opo sih , ngomonge jare seduluran, tak kei 1 juta wes gak usah takon iku maneh, see yo opo see? ” ucap Anton saat ditemui wartawan di rumahnya pada selasa, (28/10/25)
Dari apa yang terjadi di Desa dawarblandong terkait buruknya realisasi anggaran dana desa , maka awak media bertekad akan membongkar tuntas semua kebobrokan pengolahan anggaran dana desa di Desa Talun blandong dengan cara koordinasi dengan pihak Kejaksaan dan juga inspektorat kabupaten Mojokerto.
