Kabar Diduga Gelapakan Uang Perusahaan Pegawai CV. FAJAR Dipolisikan

Kabar Diduga Gelapakan Uang Perusahaan Pegawai CV. FAJAR Dipolisikan

Kabar Diduga Gelapakan Uang Perusahaan Pegawai CV. FAJAR Dipolisikan

Surabaya, Kabarpos.id Direkur CV. Fajar, Farah Diba melaporkan ketiga mantan pegawainya di Polda Jatim terkait dugaan penggelapan dengan jabatan dan penipuan yang merugikan keuangan perusahaan ratusan sebesar Rp 16 Miliar.

Ada tiga mantan pegawai CV. Fajar yang dilaporkan di Polda Jatim. yakni, Ahmad Saiful Alim, Ahmad Juaidi dan Hasan Abdillah. Mereka semuanya masih bersuadara dengan ikatan kakak beradik.

Farah Diba menjelaskan bahwa, ada 2 laporan yang kita buat di Polda Jatim yang pertama Ahmad Saiful Alim dengan total kerugian ditafsir sekitar Rp 16 Miliar dan kemudian yang kedua yang dilaporkan yakni Ahmad Junaidi dan Hasan Abdillah dengan kerugian sekitar Rp 300 jutan. Para telapor itu, masih terikat hubungan keluarga (kakak beradik).

“Jadi modus para pelaku, terutamanya Ahmad Saiful itu, mengambil uang tagihan dari PT. JAS yang seharusnya uangnya masuk ke perusahaan, namun oleh pelaku tidak disetorkan mala dipergunakan untuk kepetingannya sendiri.” Kata Farah kepada awak media. Kamis (06/02/2025).

Masih kata Farah bahwa berdasarkan audit perusahan mengalami kerugian sekitar Rp 16 Miliar akibat perbuatan Ahmad Saiful dan diduga uang tersebut digunakan oleh Ahmad Saiful dibuat membuka usaha dan sebgaian di tranfer ke keluarga dan orang tuanya.

“Disinyalir uang perusahan yang digelapkan oleh Ahmad Saiful, telah mengalir ke beberapa orang dari karyawannya dan keluarganya. Ini adalah Tindakan Pidana Pencucian Uang (TPPU).” Tegas perempuan berhijab.

Sementara itu, Kuasa Hukum dari Pelapor M. Tahir, menyapaikan bahwa, hari kami mengadakan mediasi terkait perkara tersebut, yang pada intinya kami masih menunggu itikad baik dari para pelaku untuk segara mengembalikan uang yang diduga digelapkan oleh para pelaku.

“Jadi kami masih menunggu itikad baik dari para pelaku. Kerana pelapor dan telapor masih ada ikatan keluarga. Jadi para telapor merupakan anak dari paman pelapor,” katanya.

Ia berharap perkara ini bisa diselesaikan dengan secara keluarga, namun untuk perkara yang dilaporkan sudah masuk penyelidikan.

Untuk diketahui perkara ini sudah dilaporkan di Polda Jatim. Ada dua laporan yang pertama Ahmad Saiful Alim dilaporkan Direktur CV. Fajar, pada 22 Oktober 2024, sementara itu, Ahmad Junaidi dan Hasan Abdillah dilaporkan oleh Admin keuangan CV. Fajar di Polda Jatim, pada 24 Oktober 2024. Atas perbuatan Ahmad dan Hasan perusahaan menderita kerugian sebesar Rp 308 396 950.

Share :

Baca Juga

BERITA

Polisi Bersama TNI dan Warga Tambal Jalan Berlubang di Kota Malang Cegah Kecelakaan

BERITA

Satgas Yonif 611/Awang Long, Melaksanakan Binter Dengan Membagikan Sarana Penunjang Kebutuhan Sekolah SD Jila

DAERAH

Monitoring Ketersediaan Minyak Goreng di Wilkum Polsek Maliku

DAERAH

Menjaga Kebugaran Tubuh Anggota Koramil 1612-06/Lembor Bersama Anggota Polsek dan Puskesmas Lembor Melaksanakan Jalan Santai

BERITA

Sambut PPDB Tahun 2024, UPT SDN 182 Gresik Siap Lahirkan Siswa-Siswi Yang Dapat Di Banggakan

Uncategorized

Sengketa Tanah di Sumbangrejo, Ketua KPK Indonesia RI Akan Proses Hukum

BERITA

Babinsa Serda Irwan Tinjau Langsung Pengepulan Limbah Plastik Desa Binaan

BERITA

Wujudkan Lingkungan Sehat Personel Kodim 1009/Tanah Laut Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Desa