
POLDA JATIM POLRES LAMONGAN SEKTOR TIKUNG
Ngobrol Bareng KANITRESKRIM TIKUNG, Dalam Penanggulangan Peredaran Narkoba
Lamongan, Kabarpos.id
Maraknya peredaran narkoba belakangan di wilayah kerja Polres Lamongan khususnya Polsek Tikung membuat nurani IPDA SONO, selalu Kanitreskrim Polsek Tikung tergugah untuk turun gunung dan bersosialisasi ke warga di lingkungan kerjanya terkait bahayanya narkoba.
Sebagai langkah konkret dalam menanggapi Instruksi Presiden No 2 Tahun 2020 mengenai Rencana Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba (PG4N), Kami dari seluruh jajaran Polsek Tikung bersinergi untuk sedini mungkin mengambil langkah pencegahan akan bahayanya peredaran narkoba di wilayah Tikung.
Program yang Kami terapkan untuk bisa menjangkau pada akar permasalahan, Kami merangkul semua Bhabinkamtibmas untuk menggandeng berbagai elemen masyarakat, mulai dari Tokmas, Toga bahkan Karangtaruna dan Pemdes untuk mensosialisasikan kepada warga bahkan Kami dari jajaran Polsek sering ngobrol dan cangkrukan di warung – warung untuk berkolaborasi dalam rangka mensosialisasikan bahayanya narkoba terhadap generasi muda, mengingat pentingnya sosialisasi ini Kami juga ingin berkolaborasi dengan BNN dalam upaya memitigasi dampak negatif dari penyalahgunaan narkoba, “Permasalahan penyalahgunaan narkoba adalah isu serius yang mengharuskan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pemuda untuk mawas diri akan bahaya latin narkoba yang sudah jelas jelas akan merusak moral anak bangsa.
Untuk itu Kami beserta seluruh jajaran yang ada di Polsek Tikung menekankan pentingnya peran aktif dari seluruh elemen masyarakat untuk bahu membahu bersinergi agar bisa untuk melindungi diri sendiri dan lingkungan dari ancaman narkoba serta mengambil sikap tegas dalam menolak tawaran narkoba dan juga membantu jika ada yang ditengarai sebagai pengguna narkoba agar menginformasikan kepada Kami, dan sebagai langkah antisipasi Kami berharap “Perkuat iman dan taqwa, selalu berpikir positif, jalani gaya hidup sehat, dan selalu waspada akan bahaya narkotika, dengan kesadaran ini diharapkan dapat memutus rantai risiko penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing – masing.( Pungkasnya).(Wien)



