Surabaya, kabarpos.id – Dalam sebuah tayangan bertema Ramadan, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur menyampaikan pesan mendalam bahwa bulan suci bukan sekadar menjalankan ritual ibadah, melainkan momentum untuk melakukan transformasi karakter. Pesan tersebut menegaskan bahwa Ramadan adalah waktu terbaik untuk membentuk pribadi yang lebih jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.
Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa puasa mengajarkan kejujuran kepada Allah SWT. Ibadah ini bersifat personal dan tidak selalu terlihat oleh orang lain, sehingga keikhlasan dan integritas menjadi kunci utama. “Ramadan bukan hanya ritual, tapi juga transformasi karakter,” demikian pesan yang disampaikan dalam tayangan tersebut.
Menurutnya, esensi puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan hawa nafsu, amarah, serta perilaku yang tidak baik. Dengan begitu, Ramadan diharapkan mampu membentuk pribadi yang lebih sabar, empati terhadap sesama, serta meningkatkan kepedulian sosial.
Momentum Ramadan juga disebut sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, memperkuat ibadah, dan mempererat hubungan antar sesama. Nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian yang dilatih selama satu bulan penuh diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan setelah Ramadan usai.
Melalui pesan tersebut, masyarakat diajak menjadikan Ramadan sebagai bulan pembinaan diri secara menyeluruh, bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi sebagai titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih baik.(Red)
